Assalamu'alaykum
Alhamdulillah bisa nulis lagi, kali ini saya mau ceritain perjalanan saya dari Bekasi ke Bandung trus balik lagi ke Bekasi.
Awalnya hari Selasa, saya dapat telepon dari orang tua murid yang minta saya untuk memberi coaching dan pendalaman materi untuk anaknya yang mau ujian. Tapi ternyata, mereka sekarang di Bandung sehingga saya harus mengajar di sana. Orang tua murid tersebut menawarkan fasilitas travel dan hotel untuk saya tapi saya bilang untuk pikir-pikir dulu. Singkatnya saya menyetujui tawaran travel tapi untuk hotelnya saya tolak karena saya mau bermalam di kosan sahabat saya.
Saya dijadwalkan berangkat hari kamis jam 10 pagi, karena yang mau belajar jam 4 sudah ada di rumahnya. Sayapun sudah dibekali alamat. Rumahnya di daerah dago atas. Tapi karena suatu hal, saya membatalkan niat untuk berangkat jam 10. Baru jam 1 saya berangkat ke Bandung, Tapi bukan dengan travel, melainkan naik Motor :D
Kenapa naik motor? Karena saya mikir kalo saya dikosan temen, trus harus ketempat ngajar, ngangkot di Bandung itu sesuatu (sebelumnya saya udah ngerasain ngangkot di bandung, apalagi pas ketemu lampu merah di daerah soekarno hatta). Akhirnya saya putuskan menggunakan motor. Setelah baca beberapa blog tentang perjalanan Jakarta Bandung, dan nanya murid yang udah di ITB udan UT yg sering bolak balik Jakarta Bandung, akhirnya saya putuskan Naik motor (walaupun ancaman murid saya yg di UT bilang "awas bang, banyak polisi")
Akhirnya, kamis jam 1:06 berangkat dari Kranji, Bekasi. Bensin Full Tank, kondisi motor OK (motor saya CB150R street fighter), sarung tangan, sepatu, dan masker. Alhamdulillah Allah kasih cuaca berawan tapi ga panas. Lalu gimana rutenya?
Dimulai dari depan stasiun kranji, lurua terus sampai depan kantor walikota Bekasi. Maju sesikit akan ada belokan ke kanan, ke arah embarkasi Haji. Ikutin jalan menyuri sungai sampe mentok, kemudian ke kanan lalu ke kiri ke arah univeraitas Bani Saleh. Dari Bani Saleh, saya lewat depan Blu Plaza, DPRD, dan terus melalui Inspeksi Kalimalang. Ketika sampai cibitung, jalan akan dibelokkan kekiri sehingga perjalanan di kalimalang Berakhir di Cibitung.
Di cibitung, setelah dibelokkan ke kiri tadi, kita akan masuk ke pertigaan besar. Tunggu sampai lampu hijau, langsung ambil kanan kearah Cikarang. Ternyata kalau siang seperti ini jalanan cukup lengang, hanya kita harus waspada sama angkot-angkot didaerah ini. Dari cikarang lurua terus ke arah Karawang. Di cikarang sampai lemah abang, saya bisa pacu motor saya 60-70 km/jam. Saat dari lemah abang sampai karawang, topspeednya adalah 105 (waktu nebeng rombongan touring hehe).
Akhirnya sampai di Karawang, yang sudah mulai terlihat gedung Sekolah dan gedung-gedung lain, Nah disini saya agak bingung, tapi karena ada papan jalan menunjuk arah cirebon, saya ikutin papan jalan itu. Niatnya, saya mau ngikutin para bloger buat lewat Curug. Setelah lewat jalan besar dikarawang, saya ga melihat ada plang jalan menuju curug sehingga saya jalan lurua terus lewat Cikampek (Hiks Hiks, kejauhan tapi gpp, saya lewat dalem kawasan industri apa saya lupa tapi belokan kanan kawasan industri itu ada plang tulisan JAKARTA BANDUNG LEWAT TOL dan didalam kawasan induatri itu saya bisa sampai 115 km/jam yeahh).
Keluar kawasan induatri, saya kbali ke track yang benar, belok kanan kearah Purwakarta. Pas Adzan Ashar sekitar 2.45 saya berenti di Pom Bensin daerah Sadang. Sholat Ashar dan istirahat sebentar. Baru Mau jalan jam 3.00 ternyata hujan turun. Berarti waktunya ganti kostum ke jas hujan. Lanjut perjalanan sampai Ciganea, ada plank kanan jatiluhur 8 km, lurus Bandung. Oke lurus.
Disini jalan mulai menanjak, kita akan dilatih sedikit didaerah Wanayasa. Setelah itu kita akan melewati jalur pegununungan yang nanjak dan berliuk-liuk. Disini kadang saya agak melambatkan motor karena harus ikut berbaria dengan truk yang jalannya agak pelan. Alhasil, jashujan dan motor kena cipratan ban truk.
Setelah melewati jalan menanjak dan kebun teh. Jalanan mulai menurun. Diturunan terakhir, terlihat tebing batu disebelah kanan, cantik sangat sodara. Setelah melewati itu, akhirnya sampai juga di Padalarang. Kalo kita udah liat rel kereta sejajar jalan disebelah kiri, berarti kita udah masuk daerah Padalarang. Oke lanjut jalan, udah mulai banyak plang jalan yang nunjukin tulisan PEMKAB Bandung Barat dan Cimahi, maka saya memulih arah Cimahi.
Jam 4.30 akhirnya saya masuk wilayah Cimahi. Sayangnya ini jam pulang kerja apa ya, ditambah hujan akhirnya setengah jam lebih nyusurin jalan Cimahi. Dari aini tadinya mau langsung masuk Bandung dan kearah soekarno hatta, tapi karena udah telat ngajar, maka saya putusin langaung ke Dago, ambil jalur ke arah Pasteur (ternyata lampu merahnya lama dan macet) trua naik jembatan layang, pas turunan pertama ke arah ITB/ RS Boromeus (macet lagi). Akhirnya jam 6.15 samapai di tempat ngajar.
Oh iya, seleaai ngajar, langsung buka google maps ke arah soekarno hatta, trus isi bensin kembali full tank dan Alhamdulillah cuma abis 30ribuan, ga sampe 35.000 untuk Bekasi Bandung