BALADA DIGITALISASI UANG
Tulisan Pribadi tanpa dasar (hanya opini dan sedikit fakta)
Jaman now memang banyak hal-hal yang serba instan. Padahal seperti yang kita banyak tahu, sesuatu yang instan-instan itu kurang baik dan biasanya akan berdampak buruk jika terus di"konsumsi" dalam jangka yang relatif panjang.
Ga cuma dalam dunia makanan, sekarang semua dituntut serba cepat dan bisa dibilang serba instan. Tak terkecuali uang. Kalo temen-temen baca sejarah uang, maka zaman dulu, setelah sistem barter, terbitlah sistem emas dan perak sebagai alat tukar yang sah. Orang yang memiliki emas dan atau perak layaknya orang yang membawa uang saat ini.
Emas dan Perak adalah sistem alat tukar dari romawi dan persia (emas dari romawi dan perak dari persia) yang ketika ditakhlukan oleh pejuang Islam, semua syariat berubah kecuali soal alat tukar. Emas dan perak tetap dipakai dan diadopsi sebagai alat tukar yang sah. Namun bisikan-bisikan halus dari alam lain membuat manusia melakukan KESALAHAN PERTAMA soal uang.
KESALAHAN PERTAMA
Emas dan perak dinilai berat dan tidak praktis dalam jual beli atau bertansaksi. Walaupun sudah ada emas-emas pecahan yang disebut fulus, berbagai pihak masih mengganggap emas dan perak adalah alat pembayaran yang NGE-RIBET-IN. Belum lagi bahaya kriminal yang mengancam ketika membawa emas dalam jumlah banyak. Atas dasar2 inilah beberapa orang sepakat membentuk "bank" emas. Siapapun yang memiliki emas dan perak, berhak menitipkannya ke bank tersebut. Pihak bank akan mengeluarkan surat berisi keterangan yang sah yang menerangkan kepemilikan emas disana. INILAH KESALAHAN PERTAMA MANUSIA. Menukar emas dengan selembar kertas.
Awalnya, setiap akan bertansaksi, pemilik emas akan ke bank mengambil sebagian emasnya, kemudia ia ginakan untuk membeli seauatu. Lama-lama cara ini dianggap tidak praktis. Naluri manusia dan bisikan alam lain menyuruh manusia memikirkan cara lain. Akhirnya banyak orang yang memiliki surat kepemilikan emas, berbelanja dengan suratnya. "Ini saya beli sekian banyak barang anda, dan ini sya bayar dengan surat kepemilikan emas saya, silahkan ambil di bank emasnya". Yap inilah awal mula uang kertas, suatu bentuk kesalahan manusia dalam hal UANG. Sampai disini, ada yang bisa jawab, siapa pemilik emas, dalam bentuk sebenar benarnya emas, terbanyak?
Lama kelamaan, banyak transaksi menggunaka surat kepemilikan emas. Hal ini memunculkan ide untuk membentuk alat tukan yang baru dan disebut dengan UANG KERTAS. Dimana letak bodohnya segolongan umat manusia? (maaf bila menggunakan bahasa agak kasar). Bayanhkan anda membawa sekeping emas senilai Rp 100.000 saat itu. Selain itu Anda juga membawa selembar uang Rp 100.000. Diperjalanan, anda mengalami sebuah kejadian entah apa yang menyebabkan emas anda patah dan terbelah dua/bengkok. Uang Rp 100.000 Anda pun robek menjadi 2. Mana kira2 yang masih bisa digunakan untuk bertransaksi?
Bagaimanapun bentuk emas, walaupun terbelah dua, nilainya akan tetap sama dengan harga emas yang berlaku saat itu. Tapi coba bandingkan dengan uang kertas, jika ia robek terbelah dua, apakah pemilik warung aka tetap mau menerima uang Anda?
Dan Saat ini, manusia sedang berjalan kembali merajut KESALAHAN KEDUA dalam hal alat tukar. Apa kesalahannya? Yaitu ingin merubah UANG KERTAS menjadi ELECTRONIC MONEY, uang yang hanya terlihat dalam layar komputer atau smart phone tanpa fisik uangnya, paling hanya berupa kartu.
E-MONEY
E-Money memang mebuat hidup lebih mudah dan lebih praktis, tak perlu banyak bawa uang tunai, sudah cukup bawa kartu untuk belanja. Tapi ancaman E-Money lebih besar dan lebih masive dampaknya dibandingkan uang kertas. Apa saja dampak terburuknya?
1. Ingat kasus century? Ada yang sampai bunuh diri karena uang nya (menurut dia sesuai buku tabungan) tidak ada datanya di Bank tersebut, bank yang pailit?
Ya ini berbicara data, jika uang anda hanya berupa data, ketika pihak bank "main curang" atau ada hacker yg membobol sistem keamana bank dengan virus dan worm nya, Lantas kita bisa apa? Apa dana LPS harus turun u tuk membantu kita semua bila hal jni yerjadi?
Mau ngadu dengan nominal dibuku tabungan kita? Sepertinya akan sangat melelahkan.
Contoh kasus lain adalah kasus kembalinya sistem tulis tangan dibeberapa rumah sakit di inggris dan indonesia, karena data mereka di encyrpt oleh virus wanna cry? Kira kira bila hal ini terjadi di Bank, Apa pihak bank mau nebus?
2. Krisis moneter/ krisis keuangan. Pernah denger collapse nya yunani? Sampai2 bank tutup karena ga punya uang lagi, dan warganya hanya boleh ngambil uang via atm USD 67 sehari. Hal ini jadi bikin antrian di ATM mengular. Ini adalah salah satu efek penggunaaan uang secara digital sehingga orang orang jarang pegang uang cash. Bagaimana ketika krisis datang dan uang2 kita dalam bentuk digital?
For All, ini adalah opini saja, saya pun termasuk pengguna emoney yang terpaksa harus pakai karena jalan tol sudah tak tunai. Tapi saya akan tetap membudidayakan bertransaksi dengan uang kertas cash (sambil nabung emas) agar ketika hal buruk terjadi, kita masih ada backup duniawi.
Bagaimanapun kita harus berterimakasih kepada simbok simbok yang masih berjualan dipasar tradisional, para pemilik warung disamping rumah kita, dan pedagang kaki lima serta pedagang keliling yang masih menerima pembayaran tunai. Tidak terkecuali saya jadi sesikit mengambil sisi positif dari "transaksi narkoba" dan "transaksi di gang dolly/ kalijodo" yang masih menggunakan transaksi cash saat amerika krisis moneter yang berdampak luas ke seluruh dunia, tapi berdampak tidak begitu besar ke Indonesia.
Jadi menurut saya jangan terlalu banyak mendigitalisasi uang ke Bank, bentuk kartu, atau uang digital lain, lebih baik saat ini transaksi cash on delivery (COD) atau transaksi dengan emas :D
Salam dari opini pribadi
Coret dan Tulis
Blog ini dimaksudkan untuk membagi pemikiran pemikiran yang out of box but still in the room yang tertuang dalam tulisan-tulisan ringan.
Cari Blog Ini
Sabtu, 04 November 2017
Senin, 20 Februari 2017
Light of Hope
Dalam suatu ruangan, ada empat lilin yang menyala menenrangi ruangan tersebut. Namun sedikit demi sedikit semua lilin meleleh. Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan antar merkaLilin Pertama berkata:
"Aku adalah lilin kedamaian, namun manusia tak mampu lagi menjaga ku, maka lebih baik aku mematikan diriku saja."
Demikian sedikit demi sedikit lilin itu padam.
Lilin Kedua berkata:
"Aku adalah lilin keyakinan, sayangnya aku tak berguna lagi. Manusia tak mau mengenaliku, manusia tak lagi yakin siapa dirinya, manusia tak lagi yakin kepada Tuhannya. untuk itu tak ada gunanya aku menyala".
Begitu lilin itu selesai berbicara, tiupan angin memadamkannya.
Dengan sedih giliran Lilin Ketiga berkata:
"Aku adalah lilin cinta, aku tak mampu lagi untuk tetap menyala. Manusia tak lagi memandang dan menganggapku berguna. Mereka kini saling membenci bahkan membenci mereka yang mencintainya, nenbenci keluarganya".
Tampa menunggu waktu yang lama , padamlah lilin ke tiga
Tanpa terduga
Seorang anak saat itu masuk ke dalam ruangan dan melihat ruangan itu cukup gelap karena ketiga lilin telah padam. Karena takut kegelapan, ia berkata
"Apa yang terjadi?? Kalian harus tetap menyala, Aku takut kegelapan."
Lalu ia menamgis tersedu-sedu
Lalu dengan terharu lilin keempat berkata
"Jangan takut, janganlah menangis, selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga lilin lainnya. Karena aku adalah lilin HARAPAN
Wake Up Friends
Indonesia Masih Punya HARAPAN
HARAPAN DARI KITA
Selasa, 11 Oktober 2016
Antara Bekasi dan Bandung
Assalamu'alaykum
Alhamdulillah bisa nulis lagi, kali ini saya mau ceritain perjalanan saya dari Bekasi ke Bandung trus balik lagi ke Bekasi.
Awalnya hari Selasa, saya dapat telepon dari orang tua murid yang minta saya untuk memberi coaching dan pendalaman materi untuk anaknya yang mau ujian. Tapi ternyata, mereka sekarang di Bandung sehingga saya harus mengajar di sana. Orang tua murid tersebut menawarkan fasilitas travel dan hotel untuk saya tapi saya bilang untuk pikir-pikir dulu. Singkatnya saya menyetujui tawaran travel tapi untuk hotelnya saya tolak karena saya mau bermalam di kosan sahabat saya.
Saya dijadwalkan berangkat hari kamis jam 10 pagi, karena yang mau belajar jam 4 sudah ada di rumahnya. Sayapun sudah dibekali alamat. Rumahnya di daerah dago atas. Tapi karena suatu hal, saya membatalkan niat untuk berangkat jam 10. Baru jam 1 saya berangkat ke Bandung, Tapi bukan dengan travel, melainkan naik Motor :D
Kenapa naik motor? Karena saya mikir kalo saya dikosan temen, trus harus ketempat ngajar, ngangkot di Bandung itu sesuatu (sebelumnya saya udah ngerasain ngangkot di bandung, apalagi pas ketemu lampu merah di daerah soekarno hatta). Akhirnya saya putuskan menggunakan motor. Setelah baca beberapa blog tentang perjalanan Jakarta Bandung, dan nanya murid yang udah di ITB udan UT yg sering bolak balik Jakarta Bandung, akhirnya saya putuskan Naik motor (walaupun ancaman murid saya yg di UT bilang "awas bang, banyak polisi")
Akhirnya, kamis jam 1:06 berangkat dari Kranji, Bekasi. Bensin Full Tank, kondisi motor OK (motor saya CB150R street fighter), sarung tangan, sepatu, dan masker. Alhamdulillah Allah kasih cuaca berawan tapi ga panas. Lalu gimana rutenya?
Dimulai dari depan stasiun kranji, lurua terus sampai depan kantor walikota Bekasi. Maju sesikit akan ada belokan ke kanan, ke arah embarkasi Haji. Ikutin jalan menyuri sungai sampe mentok, kemudian ke kanan lalu ke kiri ke arah univeraitas Bani Saleh. Dari Bani Saleh, saya lewat depan Blu Plaza, DPRD, dan terus melalui Inspeksi Kalimalang. Ketika sampai cibitung, jalan akan dibelokkan kekiri sehingga perjalanan di kalimalang Berakhir di Cibitung.
Di cibitung, setelah dibelokkan ke kiri tadi, kita akan masuk ke pertigaan besar. Tunggu sampai lampu hijau, langsung ambil kanan kearah Cikarang. Ternyata kalau siang seperti ini jalanan cukup lengang, hanya kita harus waspada sama angkot-angkot didaerah ini. Dari cikarang lurua terus ke arah Karawang. Di cikarang sampai lemah abang, saya bisa pacu motor saya 60-70 km/jam. Saat dari lemah abang sampai karawang, topspeednya adalah 105 (waktu nebeng rombongan touring hehe).
Akhirnya sampai di Karawang, yang sudah mulai terlihat gedung Sekolah dan gedung-gedung lain, Nah disini saya agak bingung, tapi karena ada papan jalan menunjuk arah cirebon, saya ikutin papan jalan itu. Niatnya, saya mau ngikutin para bloger buat lewat Curug. Setelah lewat jalan besar dikarawang, saya ga melihat ada plang jalan menuju curug sehingga saya jalan lurua terus lewat Cikampek (Hiks Hiks, kejauhan tapi gpp, saya lewat dalem kawasan industri apa saya lupa tapi belokan kanan kawasan industri itu ada plang tulisan JAKARTA BANDUNG LEWAT TOL dan didalam kawasan induatri itu saya bisa sampai 115 km/jam yeahh).
Keluar kawasan induatri, saya kbali ke track yang benar, belok kanan kearah Purwakarta. Pas Adzan Ashar sekitar 2.45 saya berenti di Pom Bensin daerah Sadang. Sholat Ashar dan istirahat sebentar. Baru Mau jalan jam 3.00 ternyata hujan turun. Berarti waktunya ganti kostum ke jas hujan. Lanjut perjalanan sampai Ciganea, ada plank kanan jatiluhur 8 km, lurus Bandung. Oke lurus.
Disini jalan mulai menanjak, kita akan dilatih sedikit didaerah Wanayasa. Setelah itu kita akan melewati jalur pegununungan yang nanjak dan berliuk-liuk. Disini kadang saya agak melambatkan motor karena harus ikut berbaria dengan truk yang jalannya agak pelan. Alhasil, jashujan dan motor kena cipratan ban truk.
Setelah melewati jalan menanjak dan kebun teh. Jalanan mulai menurun. Diturunan terakhir, terlihat tebing batu disebelah kanan, cantik sangat sodara. Setelah melewati itu, akhirnya sampai juga di Padalarang. Kalo kita udah liat rel kereta sejajar jalan disebelah kiri, berarti kita udah masuk daerah Padalarang. Oke lanjut jalan, udah mulai banyak plang jalan yang nunjukin tulisan PEMKAB Bandung Barat dan Cimahi, maka saya memulih arah Cimahi.
Jam 4.30 akhirnya saya masuk wilayah Cimahi. Sayangnya ini jam pulang kerja apa ya, ditambah hujan akhirnya setengah jam lebih nyusurin jalan Cimahi. Dari aini tadinya mau langsung masuk Bandung dan kearah soekarno hatta, tapi karena udah telat ngajar, maka saya putusin langaung ke Dago, ambil jalur ke arah Pasteur (ternyata lampu merahnya lama dan macet) trua naik jembatan layang, pas turunan pertama ke arah ITB/ RS Boromeus (macet lagi). Akhirnya jam 6.15 samapai di tempat ngajar.
Oh iya, seleaai ngajar, langsung buka google maps ke arah soekarno hatta, trus isi bensin kembali full tank dan Alhamdulillah cuma abis 30ribuan, ga sampe 35.000 untuk Bekasi Bandung
Alhamdulillah bisa nulis lagi, kali ini saya mau ceritain perjalanan saya dari Bekasi ke Bandung trus balik lagi ke Bekasi.
Awalnya hari Selasa, saya dapat telepon dari orang tua murid yang minta saya untuk memberi coaching dan pendalaman materi untuk anaknya yang mau ujian. Tapi ternyata, mereka sekarang di Bandung sehingga saya harus mengajar di sana. Orang tua murid tersebut menawarkan fasilitas travel dan hotel untuk saya tapi saya bilang untuk pikir-pikir dulu. Singkatnya saya menyetujui tawaran travel tapi untuk hotelnya saya tolak karena saya mau bermalam di kosan sahabat saya.
Saya dijadwalkan berangkat hari kamis jam 10 pagi, karena yang mau belajar jam 4 sudah ada di rumahnya. Sayapun sudah dibekali alamat. Rumahnya di daerah dago atas. Tapi karena suatu hal, saya membatalkan niat untuk berangkat jam 10. Baru jam 1 saya berangkat ke Bandung, Tapi bukan dengan travel, melainkan naik Motor :D
Kenapa naik motor? Karena saya mikir kalo saya dikosan temen, trus harus ketempat ngajar, ngangkot di Bandung itu sesuatu (sebelumnya saya udah ngerasain ngangkot di bandung, apalagi pas ketemu lampu merah di daerah soekarno hatta). Akhirnya saya putuskan menggunakan motor. Setelah baca beberapa blog tentang perjalanan Jakarta Bandung, dan nanya murid yang udah di ITB udan UT yg sering bolak balik Jakarta Bandung, akhirnya saya putuskan Naik motor (walaupun ancaman murid saya yg di UT bilang "awas bang, banyak polisi")
Akhirnya, kamis jam 1:06 berangkat dari Kranji, Bekasi. Bensin Full Tank, kondisi motor OK (motor saya CB150R street fighter), sarung tangan, sepatu, dan masker. Alhamdulillah Allah kasih cuaca berawan tapi ga panas. Lalu gimana rutenya?
Dimulai dari depan stasiun kranji, lurua terus sampai depan kantor walikota Bekasi. Maju sesikit akan ada belokan ke kanan, ke arah embarkasi Haji. Ikutin jalan menyuri sungai sampe mentok, kemudian ke kanan lalu ke kiri ke arah univeraitas Bani Saleh. Dari Bani Saleh, saya lewat depan Blu Plaza, DPRD, dan terus melalui Inspeksi Kalimalang. Ketika sampai cibitung, jalan akan dibelokkan kekiri sehingga perjalanan di kalimalang Berakhir di Cibitung.
Di cibitung, setelah dibelokkan ke kiri tadi, kita akan masuk ke pertigaan besar. Tunggu sampai lampu hijau, langsung ambil kanan kearah Cikarang. Ternyata kalau siang seperti ini jalanan cukup lengang, hanya kita harus waspada sama angkot-angkot didaerah ini. Dari cikarang lurua terus ke arah Karawang. Di cikarang sampai lemah abang, saya bisa pacu motor saya 60-70 km/jam. Saat dari lemah abang sampai karawang, topspeednya adalah 105 (waktu nebeng rombongan touring hehe).
Akhirnya sampai di Karawang, yang sudah mulai terlihat gedung Sekolah dan gedung-gedung lain, Nah disini saya agak bingung, tapi karena ada papan jalan menunjuk arah cirebon, saya ikutin papan jalan itu. Niatnya, saya mau ngikutin para bloger buat lewat Curug. Setelah lewat jalan besar dikarawang, saya ga melihat ada plang jalan menuju curug sehingga saya jalan lurua terus lewat Cikampek (Hiks Hiks, kejauhan tapi gpp, saya lewat dalem kawasan industri apa saya lupa tapi belokan kanan kawasan industri itu ada plang tulisan JAKARTA BANDUNG LEWAT TOL dan didalam kawasan induatri itu saya bisa sampai 115 km/jam yeahh).
Keluar kawasan induatri, saya kbali ke track yang benar, belok kanan kearah Purwakarta. Pas Adzan Ashar sekitar 2.45 saya berenti di Pom Bensin daerah Sadang. Sholat Ashar dan istirahat sebentar. Baru Mau jalan jam 3.00 ternyata hujan turun. Berarti waktunya ganti kostum ke jas hujan. Lanjut perjalanan sampai Ciganea, ada plank kanan jatiluhur 8 km, lurus Bandung. Oke lurus.
Disini jalan mulai menanjak, kita akan dilatih sedikit didaerah Wanayasa. Setelah itu kita akan melewati jalur pegununungan yang nanjak dan berliuk-liuk. Disini kadang saya agak melambatkan motor karena harus ikut berbaria dengan truk yang jalannya agak pelan. Alhasil, jashujan dan motor kena cipratan ban truk.
Setelah melewati jalan menanjak dan kebun teh. Jalanan mulai menurun. Diturunan terakhir, terlihat tebing batu disebelah kanan, cantik sangat sodara. Setelah melewati itu, akhirnya sampai juga di Padalarang. Kalo kita udah liat rel kereta sejajar jalan disebelah kiri, berarti kita udah masuk daerah Padalarang. Oke lanjut jalan, udah mulai banyak plang jalan yang nunjukin tulisan PEMKAB Bandung Barat dan Cimahi, maka saya memulih arah Cimahi.
Jam 4.30 akhirnya saya masuk wilayah Cimahi. Sayangnya ini jam pulang kerja apa ya, ditambah hujan akhirnya setengah jam lebih nyusurin jalan Cimahi. Dari aini tadinya mau langsung masuk Bandung dan kearah soekarno hatta, tapi karena udah telat ngajar, maka saya putusin langaung ke Dago, ambil jalur ke arah Pasteur (ternyata lampu merahnya lama dan macet) trua naik jembatan layang, pas turunan pertama ke arah ITB/ RS Boromeus (macet lagi). Akhirnya jam 6.15 samapai di tempat ngajar.
Oh iya, seleaai ngajar, langsung buka google maps ke arah soekarno hatta, trus isi bensin kembali full tank dan Alhamdulillah cuma abis 30ribuan, ga sampe 35.000 untuk Bekasi Bandung
Senin, 12 September 2016
Ada Apa dengan Ibrahim?
Selamat Hari Raya Idul Adha 1437 H :D
Buat para sapi dan mbek yang menyandang predikat hewan qurban, kalian yang tabah ya :D
Oke gaes, kali ini nulisnya yang ringan-ringan aja, ini juga hasil dari denger ceramah abis sholat Idul Adha tadi. Sesuai judul, saya pengen sedikit nulis tentang Ada Apa dengan Ibrahim?
Kenal
Ibrahim? bukan, bukan Ibrahim tetangga kamu yak, bukan juga kamu, ini
salah satu Rasulullah, Bapak Para Nabi, Salah satu Nabi pilihan yang
masuk jajaran Ulul Azmi. Nabi Ibrahim Alaihissalam.
Trus
Ada Apa dengan Ibrahim? Nah ini pertanyaannya. Ada yang udah mikir kah?
kenapa dengan Nabi Ibrahim Alaihissalam? Nabi kita itu kan Nabi
Muhammad Salallahu Alaihi Wassalam, tapi kenapa kita masih harus
sholawat ke Nabi Ibrahim Alaihissalam? Bahkan kalo sholat kita ga baca
sholawat ke Nabi Ibrahim Alaihissalam, sholat kita failed alias gagal
karena membaca shalawat adalah salah satu rukun sholat Tau kenapa?
ini nih alasannya, ada di Al Quran,
Kemudian
Kami wahyukan kepadamu (Muhammad): "Ikutilah agama Ibrahim seorang yang
hanif" dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan
Tuhan. (An Nahl: 123)
Then
We revealed to you, [O Muhammad], to follow the religion of Abraham,
inclining toward truth; and he was not of those who associate with Allah. (An Nahl: 123)
kita
ga akan bahas tafsir, saya juga bukan ahlinya, tapi secara arti aja,
Nabi Muhammad Sallahau Alaihi Wassalam diwahyukan oleh Allah, untuk
ngikutin agama Nabi Ibrahim Alaihissalam, Agama Apa itu? ya Agama Islam.
Agama yang Tuhannya cuma satu, Allah Subhanahu Wata'ala.
Tapi
kita disini ga akan bahas tentang Agama, tapi lebih ke sosok Ibrahim,
sosok Nabi yang masih kita sholawatin sampe saat ini, kenapa? Karena
banyak hal yang kita pelajari dari Nabi Ibrahim Alaihissalam dan
keluarga bersarnya.
1. Kebiasaan Berdoa kepada Allah
Cek
dah, kebiasaan Nabi Ibrahim Alaihissalam di ayat-ayat di Al Quran.
Kebanyakan ayat-ayat di Al Qur'an tentang Nabi Ibrahim, isinya adalah
Doa, apa-apa doa. Nah ini yang harus kita contoh, mau ngapa-ngapain ya
doa dulu. Doa ke siapa? ya Ke Allah, sipa lagi Tuhan kita? Betul tidak?
Bahkan
salah satu doa awal dari Nabi Ibrahim saat meninggalkan baby Ismail dan
Ibunya di Padang Tak Bertuan (baca Q.S. Ibrahim ayat 35 - 41) adalah
memohon biar keturunannya ga nyembah yang lain, nyembahnya, mintanya,
bergantungnya, cuma sama Allah aja
Bayangin
gaes, seorang perempuan, baru melahirkan dengan balita yang belum bisa
berbuat banyak, ditinggal di sebuah padang (tanah lapang, ada juga yang
bilang padanag pasir), yang ga keliatan satu rumahpun disitu. Bayangin
kalo kita jadi mereka, ga ada siapa-siapa yang bisa dimintain tolong,
tapi Ibrahim minta ke yang punya itu lahan, siapa? ya Allah SWT.
Makannya,
sebelum apa-apa, kita DOA dulu ke Allah, mau nulis, doa dulu, mau baca,
doa dulu, mau makan doa dulu, mau masak doa dulu, mau ngapa-ngapain doa
dulu ke Allah. Laporan dan minta dulu sama Allah, anggap aja kita lagi
ada di tengah lautan dan cuma kita aja, mau minta tolong kesiapa?
2. Terus Usaha sampai Allah realisasikan
Nah, kadang kita gampang nyerah dan ga mau coba lagi ketika kita mengalami kegagalan. Bayangin kalo itu terjadi sama Siti Hajar, Istri ke-2 dari Nabi Ibrahim, Ibu dari Nabi Ismail Alaihissalam.
Kalo aja Allah ciptakan Siti Hajar dari golongan orang-orang yang lemah, yang ga kuat mentalnya dan tenaganya, ga ada itu rukun haji lari bolak balik Safa dan Marwah. Bayangin gaes, seorang ibu yang cemas ngeliat anaknya nangis kehausan, sedangkan disitu cuma ada mereka berdua, ga ada orang lain di padang yang luas, Mereka berdaoa ke Allah? Jelas, mereka pasti berdoa ke Allah, tapi Allah juga mau liat keseriusan dari doa-doa dia (Siti Hajar).
Siang hari, panas-panas kaya sekarang di Arab (katanya sampe 50an derajat celcius), waktu yang cocok buat peristiwa fatamorgana. Terlihat seperti ada air, tapi ga ada air, cuma udara yang menciptakan ilusi optik. Nah itu yang Siti Hajar lihat, ketika melihat seperti ada air di bukit sebelah, dia lari kesana berharap Allah turunkan air disana. Faktanya? ga ada, sampai 7 kali bolak balik. Kalo Siti Hajar lemah, sekali balik pasti udah nyerah. Setelah cape 7 kali bolak balik Hasilnya apa? GAGAL bos secara pandangan manusia
Tapi Allah ga tinggal diam kepada hambanya yang udah berdoa dan berusaha, emang bener Siti Hajar ga berhasil alias GAGAL dapetin air, tapi Allah kasih jalan lain, melalui kaki mungil Ismail. Di bawah kakinya, muncul mata air yang sampai hari ini masih terus mengalir.
Nah, kalo kita udah doa, udah usaha sesuai dengan doa, tapi Allah belum juga ngeliatin kita hasilnya. Santai, jangan keburu nyerah, istirahat boleh, tapi terus aja usaha, ga tau darimana, mungkin dari arah yang ga kita duga, Allah kirim hasil doa dan usaha kita. Kaya cerita Siti Hajar barusan
Tadi dikhutbah ada 4 sih yang khatib kasih tau, tapi nanti nyambung lagi InsyaAllah
Semoga ini bisa mendorong kita untuk terus berDOA dan berUSAHA, jangan nyerah sob :)
Wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
to be rsambung
Rabu, 17 Agustus 2016
MERDEKA
MERDEKA
Bismillahirrohmannirrohim
MERDEKA itu adalah ketika menjadi hamba Allah saja. Hanya Allah yang kita taati, turuti, dan patuhi. Hanya Allah yang Paling Besar, Paling Tinggi, dan Paling Mulia
MERDEKA itu tidak menjadi hamba duit, jabatan, waktu, nafsu, partai, dan siapa pun. Berdaulat atas dirinya sendiri karena hanya menghamba kepada Allah Subhanahu wata’ala
Jakarta, 17 Agustus 2016
Yusuf Mansur
Sabtu, 02 Mei 2015
Biar Doa Dijawab Allah
Bismillahirrahmannirrahim
Allah berfirman:
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.
(QS: Al-Baqarah Ayat: 186)
Nah, udah jelas banget nih dari ini Ayat
1. Emang sekarang banyak banget orang yang nanya-nanya, terutama kita-kita yang masih belajar. Murid les saya aja nanya "Sebelum Allah ada apa?" "Allah ada dimana?" "Allah tuh kaya gmana?"dan banyak lagi pertanyaan. Saya sih seneng-seneng aja murid saya nanya kaya gitu, karena artinya dia berfikir akan Allah, ia beragama dengan berpikir, bukan seperti banyak pengikut buta. Cuma agak bingung juga jawabnya. Satu hal yang saya pasti jawab adalah "otak kita ga didisain buat mikir kaya gitu saat ini" trus saya sambung jawabannya deh ayat itu. Baru kenalin dia sama Allah (ala-ala pelajaran agama campur fisika) :D
2. Allah ngabulin do-doa orang yang berdoa kepadaNya dan satu hal yang pasti Allah ga bisa lakuin adalah ingkar janji, jadi Allah pasti emang bener-bener ngabulin doa kita, tapi dengan beberapa syarat:
Loh kok pake syarat segala yak? Iyap, walaupun Allah ga butuh aa-apa dari kita, but, Allah ingin liat seberapa keras kita mau doa itu Allah wujudin.
a. Kita harus berdoa. Percaya ga, kita ini terlalu sombong untuk berdoa, abis sholat wajib, langsung pergi, coba diinget-inget, dalam 24 jam/7 hari sepekan, kapan aja kita berdoa?
b. Memenuhi perintah Allah, Nah ini nih, Allah emang Mahakaya, dia kalo mau kasih mah, tinggal kasih aja, cuma Allah mau kasih, tergantung gmana usaha kita mewujudkan doa kita. Kita berdoa, cuma duduk manis aja, perintah-perintah Allah ga kita kerjain, Lah ... jangan salahkan Allah kalo begitu :D
c. Berdoanya ke Allah aja, jangan minta2 ke yang lain. Lagi butuh banget uang, pengen lunasin utang, udah berdoa sama Allah, trus kerjain perintah-perintah Allah, jangan udah berdoa sama Allah, eh trus masih nyari pinjeman sana-sini seakan-akan kita ga percaya kalo Allah bakal bantu ngelunasin utang kita. Lah kalo ga percaya sama Allah, artinya ga beriman sama Allah dong??
Nah jadi, ayo dah biar doa kita sama Allah dikabulin, kita terus berdoa, terus minta sama Yang Punya Segala Sesuatu, Allah SWT, Penuhi semua perintahnya, trus Yakin (ga cuma percaya) kalo Allah pasti bantu
NB: Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman orang-orang yang doanya dikabulkan sama Allah
TRY IT AND YOU WILL GET WHAT YOU WANT
Allah berfirman:
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.
(QS: Al-Baqarah Ayat: 186)
Nah, udah jelas banget nih dari ini Ayat
1. Emang sekarang banyak banget orang yang nanya-nanya, terutama kita-kita yang masih belajar. Murid les saya aja nanya "Sebelum Allah ada apa?" "Allah ada dimana?" "Allah tuh kaya gmana?"dan banyak lagi pertanyaan. Saya sih seneng-seneng aja murid saya nanya kaya gitu, karena artinya dia berfikir akan Allah, ia beragama dengan berpikir, bukan seperti banyak pengikut buta. Cuma agak bingung juga jawabnya. Satu hal yang saya pasti jawab adalah "otak kita ga didisain buat mikir kaya gitu saat ini" trus saya sambung jawabannya deh ayat itu. Baru kenalin dia sama Allah (ala-ala pelajaran agama campur fisika) :D
2. Allah ngabulin do-doa orang yang berdoa kepadaNya dan satu hal yang pasti Allah ga bisa lakuin adalah ingkar janji, jadi Allah pasti emang bener-bener ngabulin doa kita, tapi dengan beberapa syarat:
Loh kok pake syarat segala yak? Iyap, walaupun Allah ga butuh aa-apa dari kita, but, Allah ingin liat seberapa keras kita mau doa itu Allah wujudin.
a. Kita harus berdoa. Percaya ga, kita ini terlalu sombong untuk berdoa, abis sholat wajib, langsung pergi, coba diinget-inget, dalam 24 jam/7 hari sepekan, kapan aja kita berdoa?
b. Memenuhi perintah Allah, Nah ini nih, Allah emang Mahakaya, dia kalo mau kasih mah, tinggal kasih aja, cuma Allah mau kasih, tergantung gmana usaha kita mewujudkan doa kita. Kita berdoa, cuma duduk manis aja, perintah-perintah Allah ga kita kerjain, Lah ... jangan salahkan Allah kalo begitu :D
c. Berdoanya ke Allah aja, jangan minta2 ke yang lain. Lagi butuh banget uang, pengen lunasin utang, udah berdoa sama Allah, trus kerjain perintah-perintah Allah, jangan udah berdoa sama Allah, eh trus masih nyari pinjeman sana-sini seakan-akan kita ga percaya kalo Allah bakal bantu ngelunasin utang kita. Lah kalo ga percaya sama Allah, artinya ga beriman sama Allah dong??
Nah jadi, ayo dah biar doa kita sama Allah dikabulin, kita terus berdoa, terus minta sama Yang Punya Segala Sesuatu, Allah SWT, Penuhi semua perintahnya, trus Yakin (ga cuma percaya) kalo Allah pasti bantu
NB: Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman orang-orang yang doanya dikabulkan sama Allah
TRY IT AND YOU WILL GET WHAT YOU WANT
Selasa, 03 Juni 2014
Tak Sekedar SHOLAT WAJIB
Alhamdulillah udah nulis lagi di blog ini, cukup lama juga ya, saya berkelana di dunia luar sampai belum sempat nulis lagi. Tapi Alhamdulillah, Allah masih kasih saya kesempatan untuk mencorat coret blog ini.
Temanya kali ini adalah sholat wajib. Eh apa ya nama yang tepat untuk sholat yang harus dilakukan umat islam lima kali sehari? Sholat wajib ya? Emm kenapa wajib? Kenapa harus? Kenapaaaa??
Nah kenapa harus sholat ya? ini jawaban yang saya anggap paling membantu
Sholat itu adalah perintah langsung dari yang punya dunia dan seluruh isinya. Betul apa betul? Udara yang kita hirup, cahaya matahari yang kita rasakan, air yang masih bisa kita nikmati semua punya Dia, dan Dia kasih Free (Kecuali yang pake PAM) hehe. Eh bener nih Gratis? jawabannya GA LAH.... Maunya gratisan aja. Allah kasih semua itu, dengan syarat, syaratnya adalah IBADAH, salah satunya adalah sholat. Tapi tunggu, kalo ga sholat kita masih bisa kok dapetin itu semua bener kan? Yups, betul sekali, tapi itungannya NGUTANG sama Allah, yang pembayarannya bisa variasi menurut Allah :)
Peumpamaannya kaya kita kerja sama bos kita, segala fasilitas dikasih sama si bos, kendaraan, pakaian, uang. Kira-kira si bos ngasih semua itu gratis apa ada maunya? kira-kira kalo kita ga ngejalanin perintah bos, apa fasilitas itu bakal tetep kita nikmatin? Nah inilah hukum hak dan kewajiban, setiap manusia harus melakukannya untuk memenuhi kebutuhannya. Dari sini kita bisa sebut sholat wajib sebagai ALAT PEMENUH KEBUTUHAN
Tapi bagi beberapa manusia, sholat yang lima waktu ini bukan hanya kewajiban. Ia meyakini bahwa Allah akan kasih segala fasilitas di dunia baik dia sholat maupun tidak. Tapi orang-orang ini punya dimensi lain, ia meyakini, Allah Mahabaik, setiap manusia yang Ia ciptakan akan Ia kasih jatah rizkinya, Mereka sholat sebagai tanda terimakasih kepada Allah atas apa yang telah mereka terima dari Allah. Sholat dijadikan salah satu cara bersyukur atas apa yang mereka dapat dari Allah. Analogi orang-orang ini seperti berikut. Ada seorang dermawan yang kaya raya, dia sering ngasih apa yang tetangganya butuhkan. Terus begitu dalam waktu yang lama. Maka tetangganya ini, tanpa diminta pasti akan menunjukkan tanda terimakasih, misal membersihkan daerah rumahnya dan rumah si dermawan, jika si dermawan punya usaha, misal berdagang, maka dengan suka rela tetangga tadi akan mempromosikan ke teman-temannya baik di kantor ataupun di RT sebelah hehe. Ini dia lakukan sebagai bentuk terimakasih kepada sang dermawan. Apa dermawan itu butuh atas apa yang dilakukan tetangganya itu? Jawabannya GA, sama seperti itu, Allah GA BUTUH apapun dari kita. Kita sholat atau ga, Allah tetep Allah, jadi Tuhan untuk seluruh ummat, sholat ga sholat, kekayaan Allah atas dunia dan isinya ga bakal berubah, Dia pun udah tentuin rizki kita, tapi apa kita mau jadi hamba yang ga tau diri, udah dikasih macem-macem, tapi ga ada tanda syukurnya ke Allah. Nah inilah orang-orang yang menyebut sholat wajib sebagai TANDA SYUKUR
Mau gmana pun, alasan sholatnya, yang penting kita laukuin dulu sholatnya, walaupun baru sebagai alat pemenuh kebutuhan. Yang penting kita terus belajar, betul? Kita sama-sama belajar, saya juga lagi belajar biar sholat jadi tanda syukur kita ke Allah :)
Salam out of the box
Langganan:
Komentar (Atom)
